Minggu, 11 Januari 2015

Puisi Bebas

JUST A FEELING FOR MYSELF

Perasaan...
Kita memiliki berbagai macam perasaan
Gembira, sedih, bingung, sakit, takut
Terkadang sangat sulit untuk mengungkapkannya
Karena terkadang orang lain salah paham akan apa yang
kita rasakan

Perasaan...
Seperti sehelai daun di sungai yang tenang
Tidak ada yang tahu apa yang telah dilewatinya
Terbawa arus, terhambat pada endapan lumpur, terbentur
batu karang
Sendirian dalam menghadapinya

Perasaan...
Akankah ada yang mengerti
Akankah ada yang memahami
Mungkin ya, mungkin juga tidak
Sifat kitalah yang membedakannya
Setiap pemikiran positif atau negatif yang iakan dikeluarkan

Perasaan...
Terbebani oleh tekanan, akan rasa ketidakadilan
Hanya diri sendirilah yang merasakan
Tiada siapa pun, tiada apa pun
Selain diri sendiri
"Just a feeling for myself"

by Asmarindar Hazimi 

Rabu, 31 Desember 2014

Alasan Surabaya menjadi background Hari Pahlawan

SURABAYA SEBAGAI KOTA PAHLAWAN
DAN HARI PAHLAWAN





Ada dua peristiwa penting yang menjadi alasan Kota Surabaya menjadi background Hari Pahlawan dan mendapat julukan sebagai Kota Pahlawan. Pertama, ketika pasukan Kerajaan Majapahit yang dipimpin oleh Raden Wijaya berhasil mengusir tentara Mongol utusan Kubilai Khan dari Kota Surabaya. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 31 Mei 1293, yang kemudian diperingati sebagai HUT Kota Surabaya. Kedua, peristiwa perlawanan Arek-Arek Suroboyo dan tentara nasional terhadap tentara Inggris pada tanggal 10 November 1945.

Biografi

BIOGRAFI 4 PAHLAWAN BARU
INDONESIA


Menyambut hari Pahlawan pada 10 November 2014, Presiden Jokowi memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada 4 tokoh bangsa atas jasanya untuk mempertahankan, memperjuangkan, dan mengisi kemerdekaan Indonesia.

Pemberian Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan ini dikeluarkan melalui Keputusan Presiden Nomor 115/TK/Tahun 2014. "Anugerah Pahlawan Nasional kepada mereka sebagai penghargaan dan penghormatan yang tinggi atas jasa-jasanya yang luar biasa, yang semasa hidupnya pernah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata, atau perjuangan politik atau dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, dan mempertahankan, dan mengisi serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa," begitu bunyi Keppresnya.

Berikut biografi keempat tokoh pahlawan nasional :

Rabu, 12 November 2014

Tempat Wisata Paling Berkesan

Perjalanan ke Yogyakarta



Perjalanan ini dilakukan dalam adanya acara pariwisata di SMAN 6 Bogor untuk siswa kelas 2 yang telah menyelesaikan UAS nya. Tempat pariwisata yang akan dikunjungi yaitu di Yogyakarta yang dilakukan 4 hari 3 malam. sebelum ke Yogyakarta, kita mengunjungi candi Borobudur.




Setelah sampai di Yogyakarta, kami mengunjungi candi prambanan, keraton yogyakarta dan malioboro. di candi prambanan, kita dapat mengetahui mengenai besar dan indahnya candi disana, kita juga belajar mengenai sejarah dari candi tersebut. di keraton kita mengenal adat, alat musik dan lainnya yang menjadi khas jogjakarta, begitu pula dengan malioboro, kita dapat membeli oleh-oleh khas jogja dan berbagai benda menarik lainnya yang hanya terdapat disana


Keraton Yogyakarta

Malioboro Jogja

Saat pulang pun, kita menyempatkan diri mengunjungi Universitas UGM, Universitas besar dan terkenal ini memang merupakan salah satu universitas yang bagus di Indonesia


Yogyakarta merupakan tempat yang berkesan, karena selain tempat-tempatnya yang menarik dan memiliki sejarah tersendiri, kita juga dapat mengalami nkebersamaan yang baik di masa-masa SMA ini.


Gap Sosial Antara Bangsa Indonesia

http://indonesia-berontak.blogspot.com/2013/07/kesenjangan-sosial-di-indonesia.html

Kesenjangan Sosial

 
 
           kesenjangan sosial adalah suatu keadaan ketidak seimbangan sosial yang ada dalam masyarakat yang menjadikan suatu perbedaan yang sangat mencolok. Mengapa demikian, karena di dalam suatu masyarakat tersebut timbul adanya sikap individualisme yang tinggi, sehingga pihak yang memiliki kelebihan dalam kesenjangan sosial ini tidak memperdulikan keadaan yang dialami oleh pihak yang mengalami kekurangan. Karena hanya memikirkan dirinya sendiri dan tidak memikirkan orang lain ada di lingkungan sekitarnya.  
           Kesenjangan sosial adalah sebuah fenomena yang terjadi pada masyarakat Indonesia dan masyarakat di dunia yang disebabkan oleh perbedaan dalam hal kualitas hidup yang sangat mencolok. Fenomena ini dapat terjadi pada negara manapunDalam hal kesenjangan sosial sangatlah mencolok dari berbagai aspek misalnya dalam aspek keadilanpun bisa terjadi. Antara orang kaya dan miskin sangatlah dibedaan dalam aspek apapun, orang desa yang merantau dikotapun ikut terkena dampak dari hal ini,memang benar kalau dikatakan bahwa “ Yang kaya makin kaya,yang miskin makin miskin”. Adanya ketidak pedulian terhadap sesama ini dikarenakan adanya kesenjangna yang terlalu mencolok antara yang “kaya” dan yang “miskin”. Banyak orang kaya yang memandang rendah kepada golongan bawah,apalagi jika ia miskin dan juga kotor,jangankan menolong,sekedar melihatpun mereka engganKemiskian memang bukan hanya menjadi masalah di Negara Indonesia, bahkan Negara majupun masih sibuk mengentaskan masalah yang satu ini. Kemiskinan memang selayaknya tidak diperdebatkan tetapi diselesaikan. Akan tetapi kami yakin : “du chocs des opinion jaillit la verite”. “ Dengan benturan sebuah opini maka akan munculah suatu kebenaran “. Dengan kebenaran maka keadilan ditegakkan, dan apabila keadilan ditegakkan kesejateraan bukan lagi menjadi sebuah impian akan tetapi akan menjadi sebuah kenyataan.
Kesenjangan sosial dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

Aku Cinta Produk Indonesia

Produk Indonesia Go Internasional

gerakan-cinta-produk-indonesia 

       
       Mencintai produk asli buatan Indonesia itu adalah satu hal yang sangat penting, baik untuk lingkungan dan juga secara ekonomi negara. Secara lingkungan, import barang berarti menggunakan energi yang lebih banyak karena perlunya transportasi lebih untuk pengirimannya, apalagi bila bahan bakunya mungkin berasal dari Indonesia, di proses di luar negeri, lalu di impor kembali oleh Indonesia. Begitu banyak barang-barang yang seperti ini karena kita adalah negara penghasil bahan baku mentah baik komoditi tambang yang digunakan untuk barang elektronik dan mesin, serta komoditi pertanian yang digunakan oleh banyak makanan seperti coklat dan snack, hingga turunan CPO seperti sabun, deterjen dan kosmetik. Tentunya kita sudah dengar dan mungkin merasakan sendiri akibat dari kurs rupiah yang melemah akibat defisit perdagangan kita. Semakin banyak kita impor, maka semakin tinggi juga defisit negara kita, walaupun begitu banyak juga barang-barang kita yang membutuhkan bahan baku impor. Akan tetapi, tetap lebih baik kita impor bahan baku saja, daripada bahan jadi dengan nilai transaksi yang lebih tinggi. Akan lebih ideal lagi kalau akhirnya barang produk Indonesia ini bisa di expor ke negara lain. Mudah-mudahan, dengan adanya rencana perdagangan bebas ASEAN di 2015, kita tidak lalu tergiur untuk terus mengkonsumsi barang-barang dari luar negeri. Kita harus memiliki rasa nasionalisme juga agar negara kita pun tidak hancur hanya menjadi negara distribusi, tetapi menjadi negara produsen dan manufaktur. Ayo kita sukseskan Gerakan 100% Cinta Produk Indonesia.

Selasa, 14 Oktober 2014

Selamatkan Indonesia Ke Indonesia

Peristiwa Batik Indonesia

 
Indonesia merupakan Negara dengan banyak pulau yang dikelilingi oleh lautan luas dan yang padat. Indonesia memiliki banyak keragaman suku bangsa,  bahasa dan budaya. Indonesia juga mempunyai berbagai macam sumber daya alam, seperti gas alam cair (LNG), timah, emas dan lainnya.
            Tetapi, bagaimana segala sesuatu yang dimiliki oleh Indonesia dapat diakui atau diambil oleh Negara lain ? contohnya, yaitu batik Indonesia. Bagaimana Negara Malaysia mengklaim kepemilikan batik yang dimiliki oleh Negara Indonesia sejak lama ? Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya indonesia sejak lama serta warisan budaya yang patut dilestarikan.
          Ketika Malaysia mengklaim kepemilikan batik, itu menimbulkan kontraversi antara Negara juga  sangat meresahkan masyarakat Indonesia. Indonesia yang saat itu tidak memiliki bukti otentik (nyata) kalah ketika perdebatan kepemilikan dengan Negara Malaysia. Untuk mendapatkan kepemilikan representative batik sebagai warisan Indonesia,  pemerintah Indonesia akhirnya harus menempus proses yang panjang hingga akhirnya diresmikan oleh UNESCO.
     Peristiwa pengklaiman ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia harus bisa lebih mengapresiasikan budaya-budaya dari Indonesia itu sendiri dan menumbuhkan keinginan untuk mencintai dan menyelamatkan produksi asli Indonesia sehingga hal tersebut tidak akan terjadi lagi